Tuesday, May 28, 2019

Cinta Itu Tidak Instan


         Instan adalah sesuatu yang serba cepat atau sesuatu yang terjadi tanpa ada nya proses. Menurut KBBI sendiri kata instan itu merupakan langsung (tanpa dimasak lama) dapat diminum atau dimakan (tt mi, sup, kopi, susu bubuk): susu -- , susu yg begitu dicampur dng gula dan air (panas atau hangat) langsung dapat diminum. Lalu apa hubungan nya dengan Cinta? Sebelum melangkah lebih jauh lagi,saya ingin memberi tahu kepada teman-teman bahwa segala sesuatu di dunia ini tidak ada yang namanya instan atau langsung jadi. Pasti semua itu memiliki proses-proses nya untuk mencapai suatu tujuan nya. Sama halnya dengan CINTA,kamu mau mendapatkan orang yang kamu suka itu pasti membutuhkan suatu proses yang bisa dikata berat.Memang ada juga yang mendapatkan orang yang disukai dengan sangat mudah,karena mungkin dia memiliki background yang bagus dan baik maka nya dia mendapatkan sesuatu itu dengan mudah. Tapi jika orang nya itu kayak saya? saya tidak memiliki apa-apa yang bisa ditonjolkan.Sangat susah untuk mendapatkan sesuatu yang saya ingini,pasti membutuhkan proses yang sangat berat. 

        Dikesempatan kali ini saya mau sedikit share pengalaman saya saja mengenai topik diatas. Saya tumbuh di keluarga yang sangat sederhana,bahkan bisa dibilang dibawah kata sederhana. Apapun yang saya inginkan pasti tidak semua nya akan terpenuhi karena tuntutan ekonomi saya waktu itu. Nah untuk masalah materi saja saya kurang,otomatis untuk perawatan tubuh atau wajah itu juga sangat sangat kurang. Perempuan mana yang mau sama saya waktu itu? satu pun tidak ada yang mau.
Tapi manusia itu berhak kan untuk merasakan jatuh cinta? bahkan orang seperti saya ini juga berhak kan? 

      Semua itu dimulai ketika saya sudah memasuki masa SMA. Saya sudah memasuki masa-masa jatuh cinta dengan lawan jenis. Sebenarnya sejak SMP pun sudah merasakan tapi tidak terlalu peduli,yaa bisa dibilang cinta monyet lah waktu itu. Masa SMA pun tiba dan saya sudah merasakan apa itu jatuh cinta. Tapi satu wanita pun tidak ada yang mau waktu itu. Saya sudah usaha sebegitu luar biasa nya tapi tidak ada yang merespon dengan baik. Saya tau harus memerjuangkan mana yang respon atau tidak jadi tidak ada kata ditolak dalam kehidupan percintaan saya. kalian bisa baca di sini Tanda-tanda doi suka sama kamu. SMA berlalu sampai dengan Kuliah pun tidak ada yang mau sama saya, sebenarnya sih ada yang merespon tapi cuman dianggap seperti angin lalu saja atau dianggap teman chattingan saja. jadi tidak ada yang serius waktu itu.

      Di masa kuliah akhirnya saya menemukan perempuan yang benar-benar buat saya melayang-layang hingga kelangit-langit atap rumah hehe. Dia benar-benar sangat perfect buat saya jadi sebisa mungkin saya harus berjuang untuk mendapatkan dia. Untuk catatan saya memperjuangkan dia itu penuh lika-liku yang sangat pedih. saya harus menelan pahitnya sakit hati berkali-kali karena dia lebih memilih orang lain daripada saya. Dia bahkan berpacaran dengan orang lain lebih dari 3x dan lucunya setiap kali dia putus pasti mencari saya,ketika sudah sembuh dari sakit hati,dia pergi untuk pacaran dengan orang lain lagi. Tapi apa? Aku tetap berjuang untuk dia, kutunggu hingga hampir 4 tahun lamanya. Tuhan itu tidak tidur dan Tuhan itu pasti memberikan jodoh yang terbaik. Pas di pacaran yang ke empat kali nya, lalu dia putus dengan pacarnya itu,lalu dia seperti dibukakan bahwa aku yang terbaik gitu. Dia berpikir kenapa aku selalu setia menunggu walaupun disakiti terus-menerus? Dia merasa ada orang yang sangat sayang sama dia walaupun terus disakiti. Dia juga pernah berdoa kepada YME dan singkatnya Tuhan itu membukakan jalan bahwa jodohnya itu aku. Penantian 4 tahun yang luar biasa pedih akhirnya dibalas dengan Tuntas luar biasa. 

       Intinya apa teman-teman? Untuk mendapatkan sesuatu itu butuh proses dan INGAT apa yang kamu lakukan itu tidak akan pernah sia-sia. Ada hal positif yang bisa diambil untuk kedepan nya. Jadi bagi kamu yang sedang memperjuangkan apapun idaman mu itu,jangan pernah menyerah. Semua butuh proses untuk menjadi sukses,entah sukses untuk ekonomi ataupun percintaan kalian.

Baiklah sekian artikel yang saya buat untuk kali ini
Semoga apa yang saya tulis ini bisa menjadi pandangan teman-teman semuanya
Sukses selalu untuk kalian semua

✋✋✋✋ Good Bye✋✋✋✋

Saturday, May 25, 2019

Pengagum Rahasia (Secret Admirer) #2


             Malam hari pun datang,aku berniat untuk belajar demi ujian esok hari,tak lupa sebelum belajar aku membiasakkan diri untuk selalu minum dan makan demi mengisi energi ku agar materi yang ku pelajari masuk ke dalam otak ku dengan mudah. Kuambil lah buku dari dalam tas dan kutemukan juga bolpoin yang dipinjam oleh perempuan tadi. Tiba-tiba hati ini bergetar dengan sendirinya," Apa-apaan ini,hanya dengan melihat bolpoin in saja kok hatiku bergetar kencang" gumamku di tengah malam hari ini. "aku harus fokus belajar demi ujian besok". Ujian besok sangat lah penting karena ujian tersebut ujian tengah semester dan ujianku dulu dulu nilaiku pasti diatas 90. Kumasukkan kembali pena ini kedalam tas ku dan kuambil buku lalu belajar. "ini sudah gila,aku belajar dari tadi kenapa hanya perempuan itu yang keluar di otakku" gumamku dengan kesal sambil melihat jam dinding yang sudah menunjukkan waktu pukul 23.30. Apapun yang terjadi aku harus belajar demi ujian ku besok. Waktu sudah menunjukkan pukul 01.30 menandakan sudah 2 jam aku belajar dan baru kali ini tidak ada satu materi masuk pun gara-gara sebuah pena. "pasrah sudah aku besok,aku yakin nilaiku gak akan sebaik dulu dulu" dengan perasaan kecewa kuletakkan kembali buku ku dan aku tidur agar besok tidak terlambat masuk ke sekolah.

           Jam alarm pun berbunyi menandakan hari sudah pagi dan aku pun harus bergegas menuju ke kampus. ku parkirkan kendaraan ku dan bergegas masuk kedalam kelas. Dengan pasrah dan berkecil hati aku berjalan menyusuri lorong yang penuh dengan mahasiswa. Di sebuah kelas mata ku terfokus pada orang,dan ketika aku amati dengan fokus ternyata dia merupakan dosenku yang sedang memasang hasil nilai ujian dari jurusan lain. Aku berjalan kearah dosenku untuk melihat hasil-hasil ujian yang sudah dilakukan oleh jurusan lain. "Pagi pak" sapa ku kepada dosen tersebut, "iya pagi juga dewa,kok masih disini? apa ujian mu belum dimulai?" ujar dosen tersebut kepadaku. "Belum pak,masih 1 jam lagi" sahutku lagi. Lalu kutelusuri hasil nilai ujian di jurusan tersebut dan kulihat nilai tertinggi jatuh kepada Ryan dan di urutan kedua adalah Nina. Aku lihat memang sangat tinggi nilai mereka bahkan dibilang nilai Ryan itu hampir sempurna. Lalu aku bertanya kepada bapak dosenku "Pak,Nina itu yang mana ya ? saya apakah pernah bertemu?" , sahut dosenku "Itu dia Nina sedang berjalan kemari bersama Ryan" sambil menunjuk kearah kantin kampus. Kepalaku menoleh kearah yang ditunjuk oleh dosenku dan terkejutlah aku ternyata dia adalah orang yang kusukai selama ini. Dia berjalan melewati ku dan melihat papan nilai sambil menyapa dosenku. Dalam hatiku berkata "ayolah manusia lemah, ajak dia berkenalan. hanya ulurkan tanganmu dan ajak dia berkenalan" tapi tubuh ini sama sekali tidak mau bergerak sedikitpun. jangankan bergerak,mengucapkan sepatah kata pun bibir ini beku seperti terkena batu es. Mataku hanya mengamati paras cantik nya. "Semakin cantik saja perempuan ini,semakin hari semakin membuatku mati karena jatuh cinta" gumamku dalam batin. Kulihat Nina sangat senang karena namanya ada di nomor dua dan dia mulai berjalan menuju kearah kelasnya sembari bercanda dengan Ryan yang ada di urutan nomor satu itu. Mataku pun tak pernah luput  melihat kecantikan paras nya yang begitu mempesona. "setidaknya aku tahu nama dia adalah Nina" gumamku dengan pelan. Di sela-sela pengamatanku tiba tiba ada tangan dingin yang melingkar di  leherku dan berkata "Nina itu merupakan anak yang sangat pintar tapi tak cukup pintar dibandingkan Ryan, Dia sendiri harusnya bisa mendaptkan nilai 100 tapi kesalahan ejaan saja dia jadi salah satu" Ujar dosenku. Terkejutlah aku karena tiba tiba dosenku berkata demikian ditengah kefokusan ku melihat bidadari terindah itu. lalu ku anggukan kepalaku dan meninggalkan dosenku menuju ke kelasku. Aku berpikir bahwa aku harus lebih pintar dari Ryan dan Nina agar Nina sangat terkesan denganku. kuberlari menuju kelas untuk segera mulai mempersiapkan diri untuk mengikuti ujian. 

        Sebelum mulai ujian aku sempatkan untuk membaca buku-buku yang kubawa,semangatku membara-bara karena aku tau orang yang kucintai itu ternyata lebih pintar dariku. Jadi juga harus mengimbangi kepintara nya itu. "Apakah cukup 30 menit ini ku gunakan untuk belajar materi-materi yang akan keluar di ujian nanti?" gumamku dalam hati. "pasti bisa, semua ini demi Nina" Ujarku penuh semangat. 30 menit pun sudah berlalu dan bel pun berbunyi menandakan bahwa ujian akan segera dimulai. Aku sangat percaya diri untuk bisa mendapatkan nilai yang sangat baik. Dosen pengawas pun memasuki ruangan kelas dan mulai membagikan soal soal ujian yang hendak kami kerjakan. Setelah kertas soal dan kertas jawaban dibagikan,aku mulai mengerjakan dengan api yang sangat membara-bara. "Nina,lihatlah nanti nilaiku akan menjadi nilai yang akan mengguncang seluruh penjuru kampus ini" ~

Pengagum Rahasia (Secret Admirer) #1


          Hai perkenalkan namaku Dewa,aku adalah seorang mahasiswa yang cukup pintar di salah satu universitas swasta. Aku sehari-hari selalu belajar demi masa depanku, bahkan tiada hari tanpa membaca buku di kamus kehidupanku. Dosen-dosenku pun tidak pernah membenciku sedikitpun, mereka pasti selalu menunjukku untuk turut serta ketika ada suatu lomba nasional tentang suatu pelajaran. Satu lagi,aku juga sangat perfeksionis dalam kehidupan ku, apapun aku pasti akan melakukan sesempurna mungkin, bagaimana pun caranya aku harus perfect. Dan aku sangat suka dengan sifatku ini. Pacaran? Aku terlalu sibuk dengan ini semua, bahkan aku belum pernah mencicipi rasanya berpacaran. Aku terlalu sibuk untuk belajar demi masa depanku kelak.
Oiya, Selain itu aku juga punya sisi buruk dalam kehidupan ku. Aku sangat introvert dalam pergaulan sosial,aku tidak pernah ikut kegiatan-kegiatan sosial di sekitarku,bahkan aku tidak memiliki teman dekat satupun. aku sebenarnya sangat sedih dengan semua ini, tapi aku memiliki prinsip bahwa harus sukses dengan belajar demi masa depanku. 

      Tapi hari ini semua berubah ketika aku bertemu seorang perempuan yang kutemui saat aku hendak menemui dosenku di kantor beliau. dia sangat ramah,cantik, dan pintar. hati ini sangat kacau saat kulihat paras yang sempurna dari perempuan itu. Mata pun serasa sayu ketika ku pandangi dia. ingin sekali tangan ini menjamu tangan perempuan itu dan menanyakan nama dia. kulihat dia sedang berbincang-bincang dengan salah satu dosen ku disitu. tiba-tiba dari kantong saku ku terdengar telepon dari dosenku, Beliau mengatakan untuk memintaku menunggu sebentar karena beliau sedang perjalanan dari salah satu rumah sakit. "tak apalah" pikirku sembari memasukan kembali ponsel ku ke dalam saku bajuku,ketika hendak memasukan ponsel tiba tiba terdengar suara dari samping           "Permisi, boleh saya pinjam bolpoin? bolpoin saya ketinggalan di kelas". Akupun sangat terkejut karena yang bertanya itu adalah peremupan yang kusukai dan seketika itu juga keringat dingin mengucur keluar dari tubuhku,bibir ini tak sanggup mengatakan apapun hanya gerakan kepala mengangguk saja sembari menyerahkan bolpoin dari saku celana. "Aku pinjam sebentar ya". dia pun kembali ke kursi dekat dosen nya dan mulai menulis sesuatu yang sangat penting mungkin. Hatiku berdetak tak karuan hingga mampu kudengarkan detak nya,tanganku pun penuh dengan keringat dingin. "apakah ini rasanya cinta?" gumamku dalam batin. Ketika kupandangi paras cantik yang timbul dari wajah perempuan itu,hatiku selalu berdetak sangat kencang. Jujur baru kali ini aku mengalami hal seperti ini.

         "Lama sekali dosenku" gumamku sembari melihat jam tangan, karena sudah hampir selama 30 menit beliau memintaku untuk menunggu di kantor beliau. ditengah kebosanan ku,kucoba membunuh waktu dengan membaca buku pelajaran bahasa inggris. Ketika sedang fokus membaca tiba tiba terdengar suara "Mas, terima kasih ya sudah meminjamkan bolpoin nya", akupun terkejut sembari menengok kearah datangnya suara. Ternyata dia lagi yang berbicara dan sekali lagi aku tidak bisa membalas kata-kata nya, hanya mengangguk dan mengambil bolpoin dari tangan nya. Dia pun bergegas pergi dengan senyuman yang sangat indah di raut wajahnya. Hari-hariku yang kosong pun serasa terisi kembali dengan senyuman yang selalu kuingat dari raut wajahnya yang manis itu. "Indahnya hari-hari ini jika bisa selalu bersama mu" gumamku dalam hati. Tak lama pun dosen ku datang dan aku berbincang-bincang dengan beliau hingga sore menjemputku.

       Sampailah aku kembali ke kosku. Kuletakkan tas ku diatas meja dan kurebahkan tubuhku sembari mengingat kejadian hari ini yang mengguncang tubuh jiwa ragaku.Aku sangat ingin sekali berkenalan dengan perempuan itu. Andai aku bisa mengggerakan bibirku untuk mengucapkan kata perkenalan. maka semua akan berbeda. "Senyuman mu tak akan pernah kulupakan" Gumam ku sembari kupejamkan mataku untuk beristirahat ~