Saturday, May 25, 2019

Pengagum Rahasia (Secret Admirer) #1


          Hai perkenalkan namaku Dewa,aku adalah seorang mahasiswa yang cukup pintar di salah satu universitas swasta. Aku sehari-hari selalu belajar demi masa depanku, bahkan tiada hari tanpa membaca buku di kamus kehidupanku. Dosen-dosenku pun tidak pernah membenciku sedikitpun, mereka pasti selalu menunjukku untuk turut serta ketika ada suatu lomba nasional tentang suatu pelajaran. Satu lagi,aku juga sangat perfeksionis dalam kehidupan ku, apapun aku pasti akan melakukan sesempurna mungkin, bagaimana pun caranya aku harus perfect. Dan aku sangat suka dengan sifatku ini. Pacaran? Aku terlalu sibuk dengan ini semua, bahkan aku belum pernah mencicipi rasanya berpacaran. Aku terlalu sibuk untuk belajar demi masa depanku kelak.
Oiya, Selain itu aku juga punya sisi buruk dalam kehidupan ku. Aku sangat introvert dalam pergaulan sosial,aku tidak pernah ikut kegiatan-kegiatan sosial di sekitarku,bahkan aku tidak memiliki teman dekat satupun. aku sebenarnya sangat sedih dengan semua ini, tapi aku memiliki prinsip bahwa harus sukses dengan belajar demi masa depanku. 

      Tapi hari ini semua berubah ketika aku bertemu seorang perempuan yang kutemui saat aku hendak menemui dosenku di kantor beliau. dia sangat ramah,cantik, dan pintar. hati ini sangat kacau saat kulihat paras yang sempurna dari perempuan itu. Mata pun serasa sayu ketika ku pandangi dia. ingin sekali tangan ini menjamu tangan perempuan itu dan menanyakan nama dia. kulihat dia sedang berbincang-bincang dengan salah satu dosen ku disitu. tiba-tiba dari kantong saku ku terdengar telepon dari dosenku, Beliau mengatakan untuk memintaku menunggu sebentar karena beliau sedang perjalanan dari salah satu rumah sakit. "tak apalah" pikirku sembari memasukan kembali ponsel ku ke dalam saku bajuku,ketika hendak memasukan ponsel tiba tiba terdengar suara dari samping           "Permisi, boleh saya pinjam bolpoin? bolpoin saya ketinggalan di kelas". Akupun sangat terkejut karena yang bertanya itu adalah peremupan yang kusukai dan seketika itu juga keringat dingin mengucur keluar dari tubuhku,bibir ini tak sanggup mengatakan apapun hanya gerakan kepala mengangguk saja sembari menyerahkan bolpoin dari saku celana. "Aku pinjam sebentar ya". dia pun kembali ke kursi dekat dosen nya dan mulai menulis sesuatu yang sangat penting mungkin. Hatiku berdetak tak karuan hingga mampu kudengarkan detak nya,tanganku pun penuh dengan keringat dingin. "apakah ini rasanya cinta?" gumamku dalam batin. Ketika kupandangi paras cantik yang timbul dari wajah perempuan itu,hatiku selalu berdetak sangat kencang. Jujur baru kali ini aku mengalami hal seperti ini.

         "Lama sekali dosenku" gumamku sembari melihat jam tangan, karena sudah hampir selama 30 menit beliau memintaku untuk menunggu di kantor beliau. ditengah kebosanan ku,kucoba membunuh waktu dengan membaca buku pelajaran bahasa inggris. Ketika sedang fokus membaca tiba tiba terdengar suara "Mas, terima kasih ya sudah meminjamkan bolpoin nya", akupun terkejut sembari menengok kearah datangnya suara. Ternyata dia lagi yang berbicara dan sekali lagi aku tidak bisa membalas kata-kata nya, hanya mengangguk dan mengambil bolpoin dari tangan nya. Dia pun bergegas pergi dengan senyuman yang sangat indah di raut wajahnya. Hari-hariku yang kosong pun serasa terisi kembali dengan senyuman yang selalu kuingat dari raut wajahnya yang manis itu. "Indahnya hari-hari ini jika bisa selalu bersama mu" gumamku dalam hati. Tak lama pun dosen ku datang dan aku berbincang-bincang dengan beliau hingga sore menjemputku.

       Sampailah aku kembali ke kosku. Kuletakkan tas ku diatas meja dan kurebahkan tubuhku sembari mengingat kejadian hari ini yang mengguncang tubuh jiwa ragaku.Aku sangat ingin sekali berkenalan dengan perempuan itu. Andai aku bisa mengggerakan bibirku untuk mengucapkan kata perkenalan. maka semua akan berbeda. "Senyuman mu tak akan pernah kulupakan" Gumam ku sembari kupejamkan mataku untuk beristirahat ~

No comments:

Post a Comment